You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kendalikan Inflasi, DKI akan Beli Mesin CAS
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Pemprov DKI akan Beli Mesin CAS

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membeli mesin penyimpanan atau controlled atmosphere storage (CAS). Mesin tersebut bisa digunakan untuk menyimpan sayuran dan buah segar guna menjaga kestabilan stok dan harga jual di masyarakat.

Mesin ini bisa menampung puluhan ton dan mampu menyimpan hingga enam bulan

"Rencananya hari ini Food Station dan Pasar Jaya akan ke Kudus untuk melihat. Mesin ini bisa menampung puluhan ton dan mampu menyimpan hingga enam bulan," kata Saefullah, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Kamis (2/3).

Menurut Saefullah, rencananya akan ada dua unit mesin yang dibeli. Harga per unitnya yakni Rp 5,5 miliar.

Januari, Inflasi di DKI 0,99 Persen

Dengan adanya mesin tersebut, pada saat harga naik, komoditas tersebut dikeluarkan untuk menstabilkan harga. Pemprov DKI Jakarta sendiri juga mempunyai program untuk menjaga kestabilan seperti beras, daging ayam, daging sapi, cabai dan sebagainya

"Untuk kebutuhan beras di Jakarta dari hasil laporan Food Station tahun 2017 relatif aman. Kami juga meminta di rusun dilakukan pelatihan, agar mereka dapat pekerjaan," tandasnya.

Mesin CAS memiliki teknologi menjaga komposisi CO2 lebih tinggi dibandingkan O2, dan dipertahankan tetap. Sehingga sayur dan buah bisa tetap segar dalam waktu lama.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1181 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye972 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye946 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye774 personFakhrizal Fakhri
close