You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Paket Ramp 1 Simpang Susun Semanggi Rampung 11 Maret 2017
photo Doc - Beritajakarta.id

15 Box Girder di Ramp 1 Simpang Susun Semanggi Terpasang

Sebanyak 15 box girder penyambung konstruksi yang berada di atas tol dalam kota untuk ramp 1 (Grogol-Blok M) di Simpang Susun Semanggi, Jakarta Selatan, sudah terpasang.

Dini hari tadi, dua box girder S8 dan S16 yang merupakan bagian ke-14 dan ke-15 sudah terpasang

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada Faizal menuturkan, keselurahan terdapat 22 segmental box girder untuk ramp 1. Saat ini, tinggal 7 box girder yang belum terpasang.

"Dini hari tadi, dua box girder S8 dan S16 yang merupakan bagian ke-14 dan ke-15 sudah terpasang," kata Yusmada, Senin (6/3).

Simpang Susun Semanggi Masuk Tahap Penyambungan Konstruksi

Dijelaskannya, pengerjaan ramp 1 yang dimulai 21 Februari lalu, ditargetkan rampung pada 11 Maret mendatang. Selanjutnya, akan dikerjakan ramp 2, jalur Cawang atau Polda menuju Bundaran Hotel Indonesia.

"Pemasangan box girder akan selesai 6 Mei 2017. Tapi, secara keseluruhan proyek Simpang Susun Semanggi ditargetkan selesai Agustus mendatang," tandasnya.

Untuk diketahui, pada Simpang Susun Semanggi terdapat 295 box girder. Sementara, yang sudah terpasang saat ini berjumlah 219 box girder.

Pengerjaan pembangunan Simpang Susun Semanggi dianggarkan Rp 360 miliar. Dana yang digunakan berasal dari kompensasi pengembang atas penambahan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1205 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati