You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dispusip Tambah 9.600 Softcopy E-Book
photo Humas Jakarta Selatan - Beritajakarta.id

Dispusip Tambah 9.600 Softcopy E-Book

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta menambah koleksi perpustakaan digital buku elektronik (e-book) sebanyak 9.600 softcopy pada tahun 2017. Penambahan diperlukan karena banyak pemanfaat yang harus menunggu antrean untuk meminjam buku.

Supaya pembaca tidak mengantre lagi

Kepala Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi Layanan dan Pelestarian BPAD DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana mengatakan, pihaknya telah memiliki daftar buku yang paling sering dipinjam atau dibaca.

"Supaya pembaca tidak mengantre lagi. Misalnya, kami punya satu judul buku ada 10 softcopy, kami inject lagi satu judul menjadi 50 softcopy," urai Iwan, Selasa (7/3).

Djarot Sebut E-Book Solusi Atasi Rendahnya Minat Baca

Menurutnya, anggaran untuk penambahan pengadaan atau reproduksi koleksi e-book ini mencapai Rp 1.056.000.000. Buku-buku yang ada merupakan hasil seleksi pustakawan atau tim dengan melihat kecenderungan bacaan masyarakat.

"Kami seleksi dari 18 penerbit yang sudah memiliki daftar katalog buku," tandasnya.

Untuk diketahui, Dispusip DKI Jakarta saat ini memiliki 12.724 judul e-book, sebanyak 190.164 softcopy dan 115 pustaka dari 18 penerbit.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14394 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3433 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2153 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1845 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1081 personAnita Karyati