You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jakarta Diguyur Hujan Ringan Siang Hingga Malam Hari
photo Doc - Beritajakarta.id

Sebagian Jabodetabek Diguyur Hujan Ringan Siang Hingga Malam

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, cuaca di kawasan Jakarta, Bogor Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada pagi ini cerah berawan. Namun pada siang hingga malam nanti diperkirakan akan turun hujan ringan di sebagian wilayah. 

Pagi hari umumnya cerah dan berawan, di semua wilayah Jabodetabek

"Pagi hari umumnya cerah dan berawan, di semua wilayah Jabodetabek," kata Hary T Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Senin (14/3). 

Sedangkan antara siang dan sore hari, potensi hujan ringan di Tangerang, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan. Potensi hujan sedang diprediksi turun di kawasan Depok, Bogor juga Bekasi. Sementara pada malam hari juga berpotensi hujan ringan di kawasan Bekasi dan Bogor. 

Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Jabodetabek Hari Ini

"Dini hari umumnya cerah berawan," ujarnya. 

Namun perlu diwaspadai potensi hujan disertai kilat petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Depok, Bekasi, dan Bogor antara siang hingga sorr hari. 

Sementara itu, suhu udara di Jakarta mencapai 22-33 derajat celsius dengan kelembaban udara 58-95 persen dan kecepatan angin Timur Laut-Barat Daya, 05-28 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12946 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1564 personFakhrizal Fakhri
  3. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1557 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1500 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1155 personBudhi Firmansyah Surapati