You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP DKi Jamin Kebutuhan Pokok Menjelang Ramadhan Aman
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Dinas KPKP dan BUMD Jaga Stok Pangan Saat Ramadan

Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta akan bekerja sama dengan tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menjaga stok pangan saat Ramadan.

Ketersediaan pasokan kebutuhan pokok pada bulan Ramadan akan diprioritaskan

"Ketersediaan pasokan kebutuhan pokok pada bulan Ramadan akan diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan warga menengah ke bawah dengan harga subsidi," ujar Darjamuni, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Senin (13/3).

Ketiga BUMD tersebut yakni PD Pasar Jaya, PD Dharma Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya. Sebab BUMD tersebut sudah memiliki pengalaman untuk menjaga stok pangan untuk warga Jakarta.

Dewan Bakal Cek Kesiapan Stok Pangan Jelang Ramadan

"Ketiga BUMD ini sudah piawai menjaga stok sejumlah kebutuhan pokok bagi warga Ibukota sebelum bulan suci Ramadan," tuturnya.

Darjamuni menjelaskan, kebutuhan sejumlah kebutuhan pangan bagi warga Ibukota setiap hari yakni beras sebanyak 2.664 ton, daging ayam sekitar satu juta ekor dan daging sapi sebesar 164 ton.

"Diperkirakan kebutuhan bahan pangan akan mengalami kenaikan sekitar 20 persen saat bulan Ramadan dan Idul Fitri," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3937 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye3037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2503 personAnita Karyati
  4. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1269 personAnita Karyati
  5. CiLung Fest 2026 Momentum Bangun Kepedulian Warga terhadap Perairan Jakarta

    access_time16-10-2026 remove_red_eye1264 personFakhrizal Fakhri