You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Januari-Februari, Retribusi di PKB Pulogadung Capai Rp 1,8 Miliar
photo Doc - Beritajakarta.id

Januari-Februari, Retribusi di UP-PKB Pulogadung Capai Rp 1,8 M

Pendapatan retribusi di Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP-PKB) Pulogadung periode Januari-Februari 2017 mencapai RP 1,8 miliar. Ini meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2016 lalu yang hanya Rp 1,6 miliar.

Selama Januari total 12.853 kendaraan dilayani dan Februari 12.557. Total terhimpun Rp 1.816.693.280

Kepala Satuan Pelaksana UP-PKB Pulogadung, Tiyana Broto Adi mengatakan, retribusi dihimpun dari lima macam layanan yang digelar pihaknya. Seperti uji berkala pertama, uji perdana taksi berbasis aplikasi online, uji berkala periodik bus, mobil peralihan PKB Kedaung Angke dan Ujung Menteng serta bajaj.

"Selama Januari total 12.853 kendaraan dilayani dan Februari 12.557. Total terhimpun Rp 1.816.693.280," katanya, Senin (13/3).

Perolehan PKB di Samsat Jaktim Tembus Rp 3,6 Miliar

Dijelaskan Tiyana, pada tahun 2016 lalu terkumpul retribusi total sebesar Rp 10,7 miliar. Dengan adanya tren peningkatan selama dua bulan ini, ia optimistis realisasi raihan retribusi tahun 2017 ini juga meningkat.

"Kita juga sudah menerapkan e-KIR untuk pemesanan layanan dan aplikasi cek KIR bila ingin mengetahui hasil pengujian," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye22788 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11377 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6815 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3719 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1756 personFolmer