You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penambahan Pencahayaan Kota Akan Dikerjakan Secara Swakelola
photo Suparni - Beritajakarta.id

100 Titik PJU akan Dibangun di Pulau Permukiman

Suku Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Kepulauan Seribu akan membangun100 titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) baru di seluruh pulau permukiman pada tahun ini.

Di pulau permukiman totalnya 100 titik. Khusus di Jembatan Cinta, kita akan pasang 18 titik lampu hias

Pembangunan PJU ini dilakukan atas permintaan warga dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Di pulau permukiman totalnya 100 titik. Khusus di Jembatan Cinta, kita akan pasang 18 titik lampu hias," kata Melinda Sagala, Kepala Suku Dinas PE Kepulauan Seribu, Kamis (16/3).

Jembatan Cinta akan Dipercantik dengan Lampu Hias

Ia menjelaskan, 100 titik PJU yang akan dibangun nantinya memakai lampu Light Emitting Diode (LED). Pembangunan PJU ini sendiri ditargetkan mulai dikerjakan April 2017 nanti dengan dana swakelola.

"Kita sudah mulai kontrak lelang konsolidasi untuk pengadaan tiang, panel, stang ornamen dan material pendukungnya," tuturnya.

Melinda menambahkan, sejauh ini empat dari enam lelang konsolidasi pemasangan PJU ini telah memasuki kontrak pengadaan panel, tiang, kabel dan lampu hias.

"Setelah selesai kontrak, kita akan atur jadwal pengiriman barangnya ke pulau saat cuaca baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3452 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2347 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye935 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye923 personFakhrizal Fakhri