You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Jaksel Vaksin 1.257 Sapi
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jaksel Vaksin 1.257 Sapi

Selama periode Januari hingga Maret 2017, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan, sudah memvaksin 1.257 ekor sapi perah dan sapi potong milik warga yang tersebar di delapan kecamatan. Vaksinasi diberikan agar sapi bebas dari penyakit septicaemia epizootica atau penyakit ngorok pada hewan karena infeksi bakteri pasteurella multocida

Kami kerahkan tiga tim, yang tiap tim terdiri dari empat orang

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Selatan, Yuli Absari mengatakan, vaksin ini sangat penting dilakukan agar tidak menular ke sapi lain. 

911 HPR di Jaksel Sudah Divaksin

"Penyakit ngorok ini sifatnya fatal dan dapat mengakibatkan kematian pada hewan. Karena itu, vaksinasi sangat penting dilakukan,"ujarnya, Rabu (29/3). 

Dia menambahkan, sapi yang divaksin harus berusia empat bulan ke atas dan dalam keadaan sehat serta tidak hamil. Vaksin, akan diberikan kembali setelah satu tahun kemudian.  

"Vaksin ini gratis. Kami kerahkan tiga tim, yang tiap tim terdiri dari empat orang," jelas Yuli. 

Rencananya, pada awal April nanti akan dilakukan kembali vaksin terhadap 80 ekor sapi.

"Tahun lalu, kami sudah memvaksin 914 ekor jenis sapi perah dan sapi potong," tandasnya. 

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23465 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1837 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1178 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1115 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye909 personFakhrizal Fakhri