You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Diminta Waspadai Penimbunan Pangan Jelang Ramadhan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Diminta Waspadai Penimbunan Pangan Jelang Ramadan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta untuk mewaspadai penimbunan pangan menjelang Ramadan. Mengingat, permintaan bahan pokok di Ibukota saat Ramadan akan meningkat.

Jangan sampai itu terjadi. Perlu ada penanganan

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Tubagus Arief mengatakan, praktik penimbunan pangan cenderung marak terjadi menjelang Ramadan. Atas dasar itu diperlukan pengawasan ekstra, khususnya untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang membidangi pangan.

"Jangan sampai itu terjadi. Perlu ada penanganan," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (4/4).

Pemprov DKI Diminta Jaga Suplai Pangan Jelang Ramadhan

Menurut Tubagus, penimbunan pangan ini tidak hanya merugikan masyarakat, tapi juga pedagang kecil di lapangan.

"Harga pangan mahal, karena stok terbatas. Makanya harus ada pengawasan ekstra," tegasnya.

Ia mengaku tidak ingin adanya kenaikan harga pangan menjelang Ramadan di tengah permintaan masyarakat yang akan semakin meningkat.

"Di sini lah pemerintah turun tangan menjaga stok dan stabilitas pangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1187 personFolmer
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1101 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye926 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye902 personAnita Karyati