You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jabodetabek Diprediksi Hujan Ringan Siang Hingga Malam
photo Doc - Beritajakarta.id

Hujan Lebat dan Angin Kencang Diprediksi Terjadi di Jabodetabek

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) berpotensi hujan ringan hingga sedang mulai siang sampai malam hari.

Waspada potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang dengan durasi singkat

"Pagi hari cerah berawan," kata Hary T Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Selasa (18/4).

Sementara, siang hari hujan ringan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Hujan sedang akan melanda Jakarta Timur, Tangerang, Depok, Bogor dan Bekasi.

Saluran Penghubung Rawa Kerbau Dinormalisasi

Malam hari, hujan ringan di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang dan Bekasi. Sementara hujan sedang diprediksi mengguyur Depok dan Bogor. Sedangkan dini hari hujan ringan di Kepulauan Seribu dan Bogor.

"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang dengan durasi singkat. Utamanya melanda Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Bekasi, Tangerang dan Bogor antara sore dan malam hari," tandasnya.

Sementara suhu udara di Jakarta hari ini mencapai 22-34 derajat celsius dengan kelembaban udara 65-95 persen dan kecepatan Timur Laut-Selatan 05-27 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12933 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1552 personFakhrizal Fakhri
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1490 personFakhrizal Fakhri
  4. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1363 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1145 personBudhi Firmansyah Surapati