You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dishub Belajar Penerapan TOD ke Jepang
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Dishub Belajar Penerapan TOD di Jepang

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama pemerintah pusat melakukan studi banding penerapan Transit Oriented Development (TOD) ke Jepang.

Di sana semua terminal dan stasiun konsepnya TOD. Ini jadi PR kita semua. Bangunan saling terintegrasi

Kepala Dishub DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, dalam studi banding ini, pihaknya mengunjungi empat kota di Jepang yang arus lalu lintasnya tidak ramai hingga terpadat. Keempat kota yang dikunjungi masing- masing Tokyo, Nagoya, Fukuoka, dan Kokura.

"Di sana semua terminal dan stasiun konsepnya TOD. Ini jadi PR kita semua. Bangunan saling terintegrasi," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/4).

DKI Siapkan Regulasi Pengelolaan TOD MRT

Menurut Andri,  hasil studi banding ini akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Di Jepang konsep TOD sendiri telah dibuat dari tahun 1872 hingga 2045 mendatang.

"Konsep ini sebenarnya yang harus ditiru. Konsep mereka selama 173 tahun selalu konsisten dan saling berkesinambungan dalam hal perencanaan," ujarnya.

Andri menambahkan, di Ibukota, Konsep TOD pertama yang akan dikembangkan di Dukuh Atas. Di mana moda transportasi dibuat terintegrasi mulai dari Commuter Line, Bus Transjakarta, Mass Rapid Transit (MRT), serta kereta bandara.

"Yang perlu ditiru adalah konsistensi dalam perencanaan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye42115 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3949 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1768 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1606 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1349 personDessy Suciati