You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Harga-harga di DKI Bulan April Deflasi 0,02 Persen
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Ini Penyebab Deflasi di Jakarta pada April 2017

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat, selama periode April, deflasi mencapai 0,02 persen. Angka ini lebih tinggi dari statistik nasional yang mengalami inflasi 0,09 persen.

Seperti harga cabai yang sempat Rp 115 ribu per kilogram kini turun sekitar 40 persen

Kepala BPS DKI Jakarta, Thoman Pardosi mengatakan, deflasi di Jakarta disebabkan oleh kelompok pengeluaran bahan makanan dan kelompok kesehatan. Banyaknya pasokan di pasar juga menyebabkan inflasi kelompok bahan makanan mencapai -1,14 persen.

"Seperti harga cabai yang sempat Rp 115 ribu per kilogram kini turun sekitar 40 persen," ujarnya, Kamis (4/5).

Tren Inflasi di DKI Triwulan Pertama 2017 Terus Menurun

Dikatakan Thoman, berdasarkan 461 komoditi yang didata, yang memberikan sumbanngan deflasi di antaranya komoditi cabai merah (-0,0735 persen), bawang merah (-0,0453 persen), cabai rawit (-0,0423 persen) dan angkutan udara (-0,0306 persen). Sementara komoditi lainnya memberikan sumbangan deflasi di bawah 0,02 persen

Selain kelompok pengeluaran bahan makanan, juga tercatat kelompok kesehatan (-0,22 persen) dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan (-0,02) yang mencatatkan deflasi.

Sedangkan dua kelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok sandang (0,55 persen) dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0,46 persen).

Ditambahkan Thoman, menjelang Ramadan pada akhir Mei mendatang, pasokan bahan makanan harus diwaspadai agar tidak terjadi kelangkaan stok di pasaran. Sehingga kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang potensial memicu inflasi dapat diimbangi dengan pasokan bahan makanan yang terjaga.

"Kalau kita meminta masyarakat membatasi demand kan tidak mungkin. Yang harus dilakukan menjaga suplai," tutupnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6778 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6138 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1393 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1267 personAnita Karyati
  5. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1249 personTiyo Surya Sakti