You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Mulai Besok Perlintasan KA Pasar Minggu di Tutup
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Perlintasan KA di Pasar Minggu Ditutup Besok

Perlintasan kereta JPL No 20a KM 15+30.9 di Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan akan ditutup mulai pukul 23.00, Jumat (5/5) besok.

Penutupan ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan. Penutupan dilakukan dengan MCB, sampai pihak PT KAI membangun tembok permanen

Penutupan dilakukan selain untuk mengurangi kemacetan, juga meminimalisir kecelakaan.

Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan, Christianto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia dan Satlantas Polres Jakarta Selatan. Penutupan sementara akan menggunakan beton movable concrete barrier (MCB).

Perlintasan Sebidang Pondok Kopi Mulai Ditutup

"Penutupan ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan. Penutupan dilakukan dengan MCB, sampai PT KAI membangun tembok permanen," ujar Christianto, Kamis (4/5).

Nantinya, sambung Christianto, pengendara yang melalui Jalan Tanjung Barat Raya sisi timur harus berputar di perlitasan Jalan Poltangan. Sementara arus lalu lintas dari Jalan Pasar Minggu harus lebih dulu melewati underpass Pasar Minggu, kemudian belok di simpang kereta Poltangan.

"Kami juga akan melakukan pengaturan arus lalu lintas dua arah. Untuk kelancaran lalu lintas kami kerahkan 20 petugas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29431 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2179 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye959 personFakhrizal Fakhri