You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1600 Unit Rusun Siap Dihuni Tahun ini
photo Doc - Beritajakarta.id

1.600 Unit Rusun Siap Dihuni Tahun Ini

Sebanyak 1.600 unit rusun milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap dihuni tahun ini. Ribuan unit rusun yang tersebar di enam lokasi rusun tersebut dalam waktu dekat mulai dilakukan pengundian.

Total ada 1600 unit yang siap

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta, Arifin mengatakan, 1.200 unit yang siap dihuni ini masing-masing tersebar di Rusun Semper, KS Tubun, Bekasi KM 2, Marunda, Rawa Bebek dan Cakung Barat.

"Total ada 1.600 unit yang siap," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/5).

Plt Gubernur Minta Pengundian Rusun Dilakukan di Balai Kota

Arifin menjelaskan, rencananya pengundian 1.600 unit rusun yang siap dihuni ini akan digelar di Balai Kota DKI Jakarta. Kini, pihaknya masih melakukan pemetaan warga yang layak menghuni rusun-rusun tersebut.

"Penghuni rusun nanti diusulkan di wali kota. Yang diutamakan mereka yang direlokasi dari bantaran kali," ujarnya.

Ia menambahkan, sementara ini proses pengundian telah dilakukan di Rusun Rawa Bebek. Rusun itu khusus diperuntukan bagi warga Bukit Duri yang direlokasi dari bantaran Ciliwung.

"Pengundian rusun tersebut sudah dilakukan sejak satu bulan lalu. Ada kurang lebih 250 unit," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11666 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1354 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1309 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1291 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1000 personBudhi Firmansyah Surapati