You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Tingkatkan Pengawasan Makanan Mengandung Zat Berbahaya
photo Doc - Beritajakarta.id

Pengawasan Pangan Berbahaya Jelang Ramadan Ditingkatkan

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta  mengintensifkan pengawasan pangan berbahaya menjelang Ramadan.

Kami setiap hari terus melakukan pengawasan makanan. Menjelang Ramadan seperti ini, frekuensinya kita tingkatkan

Pengawasan pangan berbahaya tidak hanya dipusatkan di pasar-pasar tradisional, tapi juga di pasar modern atau swalayan.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, dalam pengawasan pangan ini,  pihaknya mengambil sampel makanan di seluruh pasar. Dari pemeriksaan sampel tersebut akan diketahui zat berbahaya seperti formalin hingga rodhamin yang terkandung dalam produk pangan.

Pemprov DKI Komitmen Perangi Pangan Berbahaya

"Kami setiap hari terus melakukan pengawasan makanan. Menjelang Ramadan seperti ini, frekuensinya kita tingkatkan," ujarnya, Kamis (11/5).

Ia menuturkan, berdasarkan temuan di lapangan, zat berbahaya umumnya terkandung di produk pangan mie kuning, tahu, bakso dan lain sebagainya.

"Pedagang yang kedapatan jual pangan berbahaya langsung diberi sanksi," tegasnya.

Ditambahkan Darjamuni, sanksi terberat yang bisa dijatuhkan terhadap para pedagang yakni dikeluarkan dari pasar. Sanksi tersebut dijatuhkan bagi pedagang yang telah dua kali kedapatan menjual bahan pangan berbahaya.

"Kalau dia (pedagang -red) di pasar, kami bekerja sama dengan PD Pasar Jaya untuk mencabut izin usahanya," katanya.

Ia menjelaskan, selama Ramadan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan jajanan takjil bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5840 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2358 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2109 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1698 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1600 personNurito