You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan Sky Bridge Solusi PKL Tanah Abang
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pembangunan Sky Bridge Solusi Penanganan PKL Tanah Abang

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede menilai penanganan masalah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang baru bisa optimal setelah pembangunan jembatan layang (sky bridge) dari stasiun ke gedung Pasar Blok G direalisasikan.

Solusinya pembangunan sky bridge dari stasiun ke Pasar Blok G. Kalau sudah ada jembatan itu, masyarakat tidak langsung turun ke jalan

"Solusinya pembangunan sky bridge dari stasiun ke Pasar Blok G. Kalau sudah ada jembatan itu, masyarakat tidak langsung turun ke jalan," ujarnya, Jumat (12/5).

Mangara mengakui, penanganan PKL yang berjualan di bahu jalan dan trotoar di kawasan Tanah Abang saat ini masih belum membuahkan hasil maksimal. Sebab, jumlah petugas yang melakukan penjagaan dengan PKL tidak sebanding.

Penertiban PKL di Tanah Abang Ricuh

"Solusi jangka panjang memang hanya seperti itu. Pejalan kaki nanti turunnya di Pasar Blok G," ujarnya.

Menurut Mangara, rencana pembangunan sky bridge kembali mengemuka di rapat-rapat tingkat provinsi. Jembatan tersebut rencananya akan dibangun PD Pasar Jaya.

"Sekarang, petugas pergi, mereka kembali gelar lapak di trotoar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4685 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1094 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye993 personFolmer
  4. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye874 personAnita Karyati
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye847 personBudhi Firmansyah Surapati