You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tim Pengendali Inflasi Jateng Pelajari Distribusi Beras di Jakarta
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Tim Pengendali Inflasi Jateng Pelajari Distribusi Beras di Jakarta

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah, Jumat (12/5), berkunjung ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya. Mereka ingin belajar pengelolaan distribusi beras sebagai upaya menjaga stabilitas harga. 

Banyak yang kita pelajari, seperti pengelolaan yang profesional, website yang berisi harga pasaran, serta menjaga stok.

Kepala Grup Advisori dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra berharap, dari kunjungan ini TPID dan BUMD Jateng bisa mendapat masukan soal pengendalian harga kebutuhan pokok, serta tata cara pengelolaan distribusi beras. 

Kendalikan Inflasi, TPID Rutin Gelar Pertemuan

"Kami coba belajar dari PT. Food Station. Kita juga ingin pelajari bagaimana peran pemerintah provinsi menggerakkan badan usaha di bawahnya menjaga kestabilan pangan," katanya, Jumat (12/5).

Rahmat menilai, Pemprov DKI Jakarta selama ini terbilang berhasil dalam menjaga stablitas harga beras di pasaran. Dia mengaku, banyak mendapat pelajaran dari kunjungan ini. 

"Banyak yang kita pelajari, seperti pengelolaan yang profesional, website yang berisi harga pasaran, serta menjaga stok," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5843 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1602 personNurito