You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kader Jumantik
photo Doc - Beritajakarta.id

6 Bulan Honor Kader Jumantik Belum Dibayar

Lantaran sudah enam bulan honornya belum dibayarkan, sembilan kader juru pemantau jentik nyamuk (jumantik) RW 019 Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Senin (25/8) mendatangi kantor kelurahan setempat. Mereka menuntut honornya sebesar Rp 210 ribu per bulan segera dilunasi.

Saya minta pihak kelurahan tidak tinggal diam atas masalah ini. Kader jumantik itu kan sudah bekerja, makanya wajar mereka menuntut haknya yang belum dilunasi

Ketua RW 019 Kelurahan Tugu Utara, Richardo membenarkan, sembilan orang kader jumantik di lingkungannya terakhir kali menerima honor pada Maret lalu. Ia mengaku, sudah berkali-kali menanyakan perihal tersebut ke kelurahan namun hingga kini belum memperoleh titik terang.

"Saya minta pihak kelurahan tidak tinggal diam atas masalah ini. Kader jumantik itu kan sudah bekerja, makanya wajar mereka menuntut haknya yang belum dilunasi," kata Richardo.

Waspada! DBD Renggut 2 Nyawa di Jakarta Timur

Selain masalah honor, pihak kelurahan juga belum membekali peralatan kader untuk memantau jentik nyamuk di rumah-rumah warga. "Akhirnya untuk sementara kader membeli alat senter dan baterai menggunakan uang pribadi. Sebab kalau tidak dipantau, kader jumantik khawatir nyamuk DBD (demam berdarah dengue) menyerang warga," ujar Richardo.

Selain honor jumantik yang masih menunggak, Kelurahan Tugu Utara hingga kini juga belum melunasi honor kader posyandu. "Seharusnya lurah proaktif atas masalah ini, bukan malah membiarkannya sehingga membuat kader posyandu resah," kata Warsito, Ketua RW 04 Kelurahan Tugu Utara.

Dihubungi terpisah, Lurah Tugu Utara, Mulyadi menjelaskan, belum dilunasinya honor kader jumantik dan kader posyandu di wilayahnya akibat belum cairnya dana operasional dari Pemprov DKI Jakarta.

"Seharusnya sudah dibayar, tapi ini ada masalah dari Pemprov DKI. Jadi masalah keterlambatan pembayaran honor ini bukan kesalahan kelurahan," kilah Mulyadi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3251 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2874 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1623 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1442 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1212 personFolmer