You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dewan Minta Pengawasan Penghuni Rusun Diperketat
photo Doc - Beritajakarta.id

Dewan Minta Pengawasan Penghuni Rusun Lebih Diperketat

Untuk mengantisipasi terjadinya proses pemindahan tangan unit rusun kepada yang tidak hak, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta instansi terkait untuk melakukan pengawasan ketat dan rutin kepada penghuni rusun.

Dewan minta perlu adanya pengawasan yang lebih ketat lagi sehingga modus jual beli unit rusun bisa diberantas

"Dewan minta perlu adanya pengawasan yang lebih ketat lagi sehingga modus jual beli unit rusun bisa diberantas," kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Imam Satria, Minggu (14/5).

Agar pengawasan bisa lebih efektif, lanjut Imam, pemprov bisa mengikutsertakan penghuni rusun.  

1.600 Unit Rusun Siap Dihuni Tahun Ini

"Paling tidak, penghuni rusun dalam satu lantai bertanggungjawab dengan tetangga di sekitarnya. Kalau ada oknum warga yang sengaja mengalihkan bisa langsung dilaporkan ke pengelola maupun dinas," paparnya.

Pendapat senada disampaikan HE Syahrial, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta lainnya. Dia mengatakan, penghuni rusun yang tidak lagi menempati unit seharusnya mengembalikan kunci kepada pengelola.

"Pengawasan agar tidak terjadi praktik jual beli unit rusun sewa merupakan tanggung jawab semua pihak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3300 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2181 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye871 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye838 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye824 personAldi Geri Lumban Tobing