You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Akses Keluar Terminal Kampung Rambutan Ditertibkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengelola Terminal Kampung Rambutan Rekayasa Akses Keluar Bus

Rekayas lalu lintas dilakukan di akses keluar Terminal Bus AKAP Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (22/5). Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan sekaligus persiapan menghadapi arus mudik lebaran tahun ini.

Kita lakukan rekayasa lalu lintas ini agar lebih tertib

Pantauan Beritajakarta, puluhan traffic cone dipasang membelah akses keluar bus AKAP di terminal ini. Pemasangan traffic cone dimulai dari persimpangan akses bus Transjakarta dan bus AKAP hingga menjelang pintu keluar sepanjang sekitar 300 meter.

Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Terminal AKAP Kampung Rambutan, Emiral August Dwinanto mengatakan, rekayasa dilakukan untuk mencegah kesemrawutan lalu lintas khsusunya di akses keluar terminal.

Awak Angkutan Umum di Terminal Kampung Rambutan Dites Urine

"Tidak ada lagi bus AKAP ngetem di akses keluar. Kemudian sepeda motor tidak lagi berjalan melawan arah atau mangkal," kata Emiral, Senin (22/5).

Menurutnya, rekayasa lalu lintas ini akan diuji coba selama satu minggu. Jika ternyata efektif maka rekayasa lalu lintas akan dipermanenkan.

"Saat arus mudik nanti, penjagaan akan semakin ditingkatkan. Sebab jumlah bus AKAP akan semakin meningkat setiap harinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5915 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2392 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2126 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1723 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1651 personNurito