You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Awak Angkutan Umum Ditest Urine
photo Nurito - Beritajakarta.id

Awak Angkutan Umum di Terminal Kampung Rambutan Dites Urine

Pemeriksaan urine dilakukan kepada awak angkutan umum di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Ini untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang maupun warga lingkungan sekitar.

Harapannya agar masyarakat pengguna angkutan umum merasa aman dan nyaman, terutama yang akan keluar kota

"Sasaran utama adalah pengemudi bus dan kondektur. Kemudian preman, penumpang dan pedagang asongan. Harapannya agar masyarakat pengguna angkutan umum merasa aman dan nyaman, terutama yang akan keluar kota," ujar AKBP Apolo Sinambela, Kabag Bin Opsnal Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Kamis (18/5).

Sebanyak 250 petugas gabungan dikerahkan untuk menyisir dan menggiring awak angkutan umum serta target yang dicurigai untuk melakukan pemeriksaan urine. Hingga pukul 15.10, tercatat sudah ada 130 orang yang urinenya diperiksa.

Masih Banyak Awak Angkutan Umum Melanggar

Kepala Terminal Kampung Rambutan, Thofik Winanto menambahkan, tes urine ini sangat diperlukan. Selain untuk keamanan perjalanan bus, juga agar kawasan terminal selalu bebas dari narkoba.

"Kami berharap tidak ada awak angkutan umum yang mengonsumsi narkoba. Sehingga penumpang merasakan aman dan nyaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1152 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1064 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye914 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye893 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye850 personAnita Karyati