You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kegiatan Jumling Dinilai Ampuh Tangani Permasalahan di Wilayah
photo Doc - Beritajakarta.id

Pelaksanaan Silaturahmi Jumat Keliling Diminta Dilakukan Konsisten

Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Bambang Sugiyono meminta, unsur tiga pilar bersama tokoh masyarakat konsisten menjalankan Instruksi Gubernur DKI Nomor 270 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Silaturahmi Jumat Keliling.

Program ini memungkinkan unsur tiga pilar bersama tokoh masyarakat setempat untuk melihat langsung kondisi di setiap wilayah RW

Dikatakan Bambang, melalui kegiatan ini dapat dipetakan permasalahan yang ada di wilayahnya masing-masing. Bukan hanya aspek kesehatan, tapi sosial, ekonomi, pendidikan hingga potensi kerawanan sosial.

"Program ini memungkinkan unsur tiga pilar bersama tokoh masyarakat setempat untuk melihat langsung kondisi di setiap wilayah RW," ujar Bambang, Selasa (30/5)

Jumat Keliling Bermanfaat untuk Saring Aspirasi Warga

Dijelaskannya, program ini bertujuan membangun budaya masyarakat yang partisipatif dan meningkatkan kesadaran untuk memelihara lingkungan. Selain itu, melalui kegiatan ini dapat diketahui informasi, perkembangan, serta permasalahan di seluruh wilayah secara nyata agar dapat dicari solusi terbaik dan cepat.

"Kalau program ini sudah diimplementasikan dengan baik, saya kira semua permasalahan akan cepat selesai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati