You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kembangkan Penjualan Daging Online, Dharma Jaya Tambah 50 Unit Motor@@@
photo Doc - Beritajakarta.id

Kembangkan Penjualan Daging Online, Dharma Jaya Tambah 50 Motor

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PD. Dharma Jaya akan menambah 50 unit sepeda motor, sebagai upaya mengembangkan penjualan daging dengan layanan pesan antar secara online.

Kita akan menambah 50 unit motor. Selanjutnya, motor-motor tersebut akan kami sebar ke seluruh wilayah Jakarta.

"Kita akan menambah 50 unit motor. Selanjutnya, motor-motor tersebut akan kami sebar ke seluruh wilayah Jakarta," ujar Marina Ratna Dwi Kusumajati, Direktur Utama PD Dharma Jaya kepada Beritajakarta, Rabu (31/5).

Penambahan armada itu, kata Marina, dilakukan mengingat besarnya animo warga untuk melakukan pembelian daging secara online kepada PD. Dharma Jaya.

Dharma Jaya Pasok 550 Ton Daging untuk Ramadan dan Lebaran

"Saat ini kita punya 11 motor, box yang dipakai pun peninggalan lama yang kami manfaatkan kembali," terangnya.

Setiap harinya, sambung Marina, sebelas motor tersebut tak pernah sepi mengantarkan pesanan. Setiap dua motor saja, lanjutnya, perharinya bisa mengantarkan hingga ke-20 lokasi.

"Kalau ada 5 motor stand by, bisa keliling sampai 50 tempat. Jadi, memang respon warga sangat bagus," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6301 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1924 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1796 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1563 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1291 personBudhi Firmansyah Surapati