You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP Tingkatkan Pengawasan Produk Hewan
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Tingkatkan Pengawasan Produk Hewan

Selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta akan meningkatkan  pengawasan terhadap produk hewan yang tersebar di rumah potong hewan (RPH),  pasar tradisional, swalayan, gudang importir dan distributor.

Selain itu kita juga awasi harga daging kerbau dan ayam

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya produk hewan yang tak layak konsumsi seperti daging ayam tiren (mati kemarin), daging sapi oplosan dan daging ilegal.

"Kita akan lakukan pemeriksaan terhadap perijinan, kepemilikan nomor kontrol veteriner (NKV), dan kesehatan sanitasi tempat usaha. Selain itu kita juga awasi harga daging kerbau dan ayam," ujarnya, Rabu (6/6).

Organisasi Kesehatan Hewan Dunia Tinjau Equestrian Park Pulomas

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas KPKP DKI Jakarta, Sri Hartati menambahkan, pengawasan produk hewan dijadwalkan mulai 8 hingga 20 Juni. Berdasar data awal ada sekitar 21 lokasi usaha hewan yang akan diperiksa.

"Tapi bisa berubah sesuai kebutuhan. Sanksinya akan disesuaikan pelanggaran, misal ada daging tidak layak di swalayan, NKV (Nomor Kontrol Veteriner-red) nya kita akan cabut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5133 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1769 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1632 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1544 personAnita Karyati