You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Arus Mudik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Sepi Penumpang
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Pelabuhan Tanjung Priok Sepi Pemudik

Kurang dari satu minggu jelang Lebaran, arus mudik di Pelabuhan Tanjung Priok masih terlihat sepi. Hingga saat ini, belum terlihat adanya lonjakan penumpang.

Hari ini praktis lebih sepi karena tidak ada keberangkatan kapal maupun yang sandar

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Operasi dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Tri Pudiananta mengakui, jumlah pengguna jasa kapal laut saat arus mudik mengalami tren menurun.

"Hari ini praktis lebih sepi karena tidak ada keberangkatan kapal maupun yang sandar," kata Tri, Selasa (20/6).

Pemudik Jalur Laut Diperkirakan Meningkat 10 Persen

Menurutnya, banyak pemudik saat ini lebih memilih menggunakan moda transportasi pesawat, bus maupun kendaraan pribadi. Terlebih, banyak pihak swasta memfasilitasi mudik gratis menggunakan jalur darat.

"Tahun lalu, jumlah pemudik melalui Pelabuhan Tanjung Priok berjumlah 24.800 penumpang. Sementara, tahun ini kita tetap optimistis bisa meningkat sekitar 5 persen," terangnya.

Ia menambahkan, dari Pelabuhan Tanjung Priok dioperasikan 19 kapal yang terdiri dari delapan kapal milik Pelni dan 11 kapal swasta.

"Tanggal 17 dan 19 Juni, kita sudah berangkatkan Kapal Motor (KM) Dobonsolo untuk melayani mudik gratis pengguna sepeda motor. Kapal ini juga akan memberikan layanan serupa pada 21 dan 23 Juni mendatang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1189 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye994 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye955 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati