You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Libur Lebaran Pasukan Oranye Tetap Siaga
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Libur Lebaran, Pasukan Oranye Tetap Siaga

Selama libur Lebaran, petugas kebersihan atau pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan tetap siaga di Ibukota.

Pada saat hari H kami atur untuk penugasannya. H-1 dan H-2 kalau mau cuti juga kami atur

Hanya saja dilakukan pengaturan waktu libur, khususnya bagi pasukan oranye yang merayakan Idul Fitri.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim mengatakan, pihaknya tetap memberikan kesempatan kepada pasukan oranye untuk berlebaran. Namun tidak semua pasukan oranye bisa mengambil libur atau cuti.

220 Ton Sampah Diangkat Dari Badan Air Setiap Hari

"Pada saat hari H kami atur untuk penugasannya. H-1 dan H-2 kalau mau cuti juga kami atur," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (20/6).

Ali menuturkan, khusus pada hari H lebaran, pasukan oranye non muslim diminta untuk tidak libur.  Hal ini untuk memberikan  kesempatan bagi yang muslim berlebaran dan bersilaturahmi dengan sanak saudaranya.

"Jadi yang non muslim back up. Kami atur sinergi seperti itu sehingga tidak ada kekosongan. Nanti bisa bergantian," katanya.

Menurut Ali, saat ini ada sekitar 10 ribu pasukan oranye di Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Sebanyak 50-60 persennya akan tetap siaga selama libur Lebaran.

"Saat Lebaran tidak terlalu butuh banyak petugas karena sebagian warga Jakarta pulang kampung. Sehingga volume sampah turun drastis," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11236 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1341 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1275 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1274 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye987 personBudhi Firmansyah Surapati