You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Puluhan Ribu Wisatawan Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tua
photo Doc - Beritajakarta.id

Dua Hari, Kawasan Kota Tua Dikunjungi 18.261 Wisatawan

Terhitung sejak Senin (26/6) hingga Selasa (27/6) siang, kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat, dikunjungi sebanyak 18.261wisatawan.

Selain menikmati suasana Kota Tua, wisatawan juga banyak yang berkunjung ke museum yang baru dibuka pagi ini

Kepala UPK Kota Tua, Norviandi Setio Husodo mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan tersebut dihitung oleh petugas yang berjaga di tujuh pintu masuk kawasan wisata Kota Tua.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data pada Senin (26/6) pagi hingga pukul 20.00, tercatat sebanyak 9.371 orang yang berkunjung ke kawasan wisata Kota Tua.

Potensi Wisata di Kota Tua Harus Dibenahi

"Sedangkan data kunjungan wisatawan yang tercatat dari tujuh pintu masuk pada hari ini hingga pukul 12.00  sebanyak 8.890 orang," ujarnya, Selasa (27/6).

 

Norviandi memprediksi, jumlah wisatawan yang berkunjung akan terus bertambah.

"Selain menikmati suasana Kota Tua, wisatawan juga banyak yang berkunjung ke museum yang baru dibuka pagi ini setelah tutup selama dua hari lebaran kemarin," ucapnya.

Ditambahkan Novriadi, pihaknya mengerahkan puluhan petugas keamanan, kebersihan dan pelayanan di pusat informasi yang terbagi menjadi tiga shift.

"Personel yang disiagakan setiap shift terdiri dari 20 petugas keamanan, delapan pekerja kebersihan dan dua orang bertugas di pos pelayanan informasi," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11614 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1353 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1307 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1290 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye999 personBudhi Firmansyah Surapati