You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dewan Dukung Pemotongan TKD PNS yang Bolos Kerja
photo Doc - Beritajakarta.id

Dewan Dukung Pemotongan TKD PNS yang Bolos

Sanksi pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI yang bolos kerja pada hari pertama usai libur lebaran, didukung Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Mudah-mudahan kepatuhan pegawai masuk kerja usai libur lebaran semakin baik

Syarif, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta berharap, sanksi ini bisa memberikan efek jera bagi PNS yang tidak mematuhi aturan.

"Imbauan tidak membolos pada hari pertama kerja usai libur lebaran, sudah jadi aturan yang wajib dipatuhi seluruh pegawai. Tidak ada pengecualian,"  ujar Syarif, Minggu (2/7).

Sekda Imbau PNS DKI tak Terima Parsel Lebaran

Dia juga berharap, mesin absensi tidak mengalami kerusakan pada hari pertama kerja, sehingga tidak ada kesalahan data pegawai yang masuk tapi ternyata tidak terekam kehadirannya.

"Mudah - mudahan kepatuhan pegawai masuk kerja usai libur lebaran semakin baik," katanya.

Sanksi pemotongan TKD bagi PNS yang bolos di hari pertama kerja, Senin (3/7) besok, diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, Agus Suradika. 

"Sanksi pemotongan TKD antara satu hingga tiga bulan, tergantung permasalahannya," ucap Agus. 

 

Ditambahkan Agus, pihaknya akan mengecek kehadiran pegawai melalui absensi eletronik.

"Pegawai juga tidak diperbolehkan mengambil cuti tambahan usai libur lebaran. Kami akan melakukan sidak melalui absen elektronik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11189 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1268 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1264 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye981 personBudhi Firmansyah Surapati