You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
jalan tikus narkoba
photo Andry - Beritajakarta.id

Rusun Tanah Tinggi Rawan Peredaran Gelap Narkoba

Peredaran gelap narkoba rawan terjadi di Rusun Tanah Tinggi, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Peredaran barang haram tersebut biasa dilakukan dengan memanfaatkan lubang pada tembok pagar pembatas Rusun Tanah Tinggi yang dibuat dekat pemukiman warga. Karena itu, untuk mencegah peredarannya, jalan tikus bagi para pencandu itu akhirnya ditutup secara permanen.

Tembok dijebol mungkin karena pintu besi yang semula terbuka kapan saja, sekarang dibatas

Lurah Tanah Tinggi, Heru Supriyono mengatakan, berdasarkan laporan dari warga, tembok berlubang pada pagar pembatas antara Rusun Tanah Tinggi dengan pemukiman penduduk selama ini kerap dijadikan jalan tikus transaksi narkoba ke dalam rusun. Tembok itu sengaja dijebol dan dijadikan jalan tikus untuk memudahkan akses keluar masuk pecandu narkoba mendapatkan barang haram tersebut.

Abnon Jakarta Jadi Duta Anti Narkoba

"Tembok dijebol mungkin karena pintu besi yang semula terbuka kapan saja, sekarang dibatasi," ujarnya, Selasa (2/9).

Heru menambahkan, saat pihaknya menggelar kerja bakti beberapa waktu lalu, di lokasi ditemukan satu karung sampah rumah tangga yang bercampur dengan jarum suntik atau insulin. Atas temuan itu, lanjut Heru, pihaknya pun berinisiatif mengajak warga sekitar agar menutup tembok pembatas rusun.

"Sekarang tembok kita tutup kembali, warga pun mendukung karena memang merasa resah," tegasnya.

Ia berharap, dengan ditutupnya tembok berlubang tersebut, peredaran barang haram di wilayah Tanah Tinggi dapat hilang. Warga setempat juga diharapkan bisa ikut mengawasi dan mencegah transaksi narkoba di sekitar rusun.

"Kita harap warga juga ikut mengawasi dan memantau transaksi narkoba di lokasi. Kalau perlu langsung melaporkan ke pihak berwajib," pintanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5029 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1801 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1749 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1531 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1517 personAnita Karyati