You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Gulkarmat Gelar Gladi Rencana Operasi di Kawasan Padat Permukiman
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Simulasi Kebakaran Digelar di Permukiman Padat Penduduk

Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat menggelar simulasi kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk di Jl Kebon Jahe Kober V, RW 08, Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir.

Kita simulasikan upaya penanganan kebakaran secara cepat dengan penempatan unit mobil pemadam secara tepat

Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Muchtar mengatakan, dalam simulasi ini dikerahkan 80 personel serta delapan unit mobil pemadam.

"Kita simulasikan upaya penanganan kebakaran secara cepat dengan penempatan unit mobil pemadam secara tepat," ujar Muchtar, Jumat (21/7).

Pelatihan Penanganan Dini Kebakaran Digelar di Pusat Perbelanjaan

Ia menambahkan, bersamaan dengan simulasi ini juga diberikan sosialisasi serta pelatihan penanganan dini kebakaran kepada 50 orang warga setempat.

"Kita latih warga menangani kebakaran yang disebabkan kebocoran gas," terangnya.

Sementara, Sekretaris Camat Gambir, Eddy Supriyanto menuturkan, simulasi dan sosialisasi ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Ini menjadi kegiatan yang baik, saya harap bisa diperbanyak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11085 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1260 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1259 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye976 personBudhi Firmansyah Surapati