You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Bank DKI Diminta Fokus Urus Bisnis Di Jakarta Dan Pulau Jawa
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Minta PT Bank DKI Fokus di Pulau Jawa

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta, PT Bank DKI untuk terlebih dahulu fokus mengoptimalkan layanan perbankan di Pulau Jawa, termasuk Jakarta.

Saya sudah sampaikan agar Bank DKI mengevaluasi keberadaan kantor cabang di luar Pulau Jawa

"Saya sudah sampaikan agar Bank DKI mengevaluasi keberadaan kantor cabang di luar Pulau Jawa. Sebaiknya, kita fokus untuk konsolidasi di Pulau Jawa," ujar Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/7).

Terpisah, ‎Corporate Secretary PT Bank DKI, Zulfarshah mengatakan, penutupan kantor di luar Pulau Jawa tersebut merupakan implementasi dari visi PT Bank DKI yang sedang fokus pada pembangunan Jakarta.

Pendistribusian KJP Ditarget Rampung Bulan Ini

"Penutupan sudah diajukan dalam rencana bisnis perusahaan dan telah disetujui oleh pemegang saham pengendali. Telah kita lakukan evaluasi dan perencanaan yang matang‎," katanya.

Ia menambahkan, kant‎or cabang Bank DKI di luar Pulau Jawa yang ditutup berada di Medan, Balikpapan, Pekanbaru, Palembang, dan Makassar. Penutupan kantor tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan surat OJK Nomor 186/PB.12/2017

"Penutupan mulai diberlakukan 14 Agustus mendatang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1179 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye842 personBudhi Firmansyah Surapati