You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD DKI dukung percepatan pembangunan proyek utama PT Jakpro
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

PT Jakpro Diminta Selesaikan Pembangunan Proyek Utama Tepat Waktu

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, mengingatkan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk menyelesaikan pembangunan tiga proyek utama mereka tepat waktu. Tiga proyek utama tersebut adalah velodrome, equestrian, dan Light Rail Transit (LRT).

Kita dorong tiga proyek ini untuk selesai sesuai target yang ditetapkan

Ketua Komisi B DPRD DKI, Yusriah Dzzinun mengatakan, tiga proyek ini terkait pelaksanaan Asian Games sehingga harus diupayakan selesai tepat waktu. 

Komisi B Minta Rincian Hasil Retribusi Dishub

"Progresnya rata-rata telah mencapai 50 persen, hanya LRT yang masih di bawah 50 persen. Kita dorong tiga proyek ini untuk selesai sesuai target yang ditetapkan," ujar Yusriah, saat rapat pembahasan Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Rabu (27/9).  

Direktur PT Jakpro, Satya Heragandhi, mengaku optimis tiga proyek utama yang berada di bawah naungannya tersebut selesai sesuai target dan dapat dipergunakan saat penyelenggaraan Asian Games 2018. 

"Untuk velodrome progresnya saat ini sudah 70 persen, equestrian 60 persen, LRT 35 persen. Sejauh ini jauh lebih cepat dari apa yang ditargetkan. Saya masih optimis," tutupnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3244 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2865 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1613 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1435 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1191 personFolmer