You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tinjau Bakal Loksem, Aspem Akan Mundurkan Bakal Lapak Pedagang
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Cek Persiapan Penataan Loksem Jl Cempaka Putih Raya

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat memberikan imbauan kepada 20 pedagang di Jalan Cempaka Putih Raya, untuk segera memindahkan sementara barang-barangnya. Sebab kawasan tersebut akan ditata dan dibangun lokasi sementara (Loksem).

Paling lambat hari Minggu (30/9) ini mereka sudah harus memindahkan barang-barangnya

"Paling lambat hari Minggu (30/9) ini mereka sudah memindahkan barang-barangnya. Hari Senin tanggal 2 Oktober kita sudah bongkar seluruh bangunan yang ada di sini," ujar Budiroso, Asisten Pemerintahan Jakarta Pusat, saat meninjau lokasi, Kamis (28/9).

Budiroso mengatakan, nantinya 20 pedagang itu akan dibina oleh Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Jakarta Pusat. Pembangunan loksem dilakukan dengan memanfaatkan program corporate social responsibility dari swasta.

Penataan Loksem Jl Cempaka Putih Raya Dimulai Pekan Depan

Menurutnya, saat ini pedagang rata-rata menduduki lahan dengan lebar enam meter. Namun selain loksem, Pemkot Jakarta Pusat juga akan membuat trotoar dengan mengurangi lahan tersebut.

"Nanti mereka mundur dua meter dari lahan yang sekarang ini. Lahan dua meter sisanya akan dijadikan trotoar bagi pejalan kaki," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1809 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1384 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1049 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1048 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye965 personAnita Karyati