You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tiket Masuk Ancol Diujicoba Gratis Mulai 14 Oktober
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Tiket Masuk ke Ancol Diuji Coba Gratis Mulai 14 Oktober

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan, uji coba pengratisan tiket masuk orang ke kawasan wisata Ancol Taman Impian dimulai pada 14 Oktober mendatang. Sedangkan bagi kendaraan akan dikenakan tarif progresif.

Gratis untuk orang yang masuk, tapi kendaraan tarif parkirnya progresif,


Dikatakan Djarot, uji coba akan dilaksanakan hingga enam bulan ke depan. Nantinya, tarif bagi pengunjung baru akan dikenakan saat memasuki wahana.

Ancol Kaji Gratiskan Tiket Masuk Orang

"Saya minta 14 Oktober uji coba dimulai. Gratis untuk orang yang masuk, tapi kendaraan tarif parkirnya progresif," ujarnya, Selasa (3/10).

Selain menggratiskan tiket masuk orang, Djarot juga meminta Ancol membatasi jam operasional. Bila sebelumnya operasional Ancol buka 24 jam, ke depan mereka hanya diperkenankan hanya hingga pukul 21.00.

Dijelaskan Djarot, penggratisan akan menghasilkan multi efek ekonomis ramainya Pasar Seni dan industri kuliner di kawasan Ancol. Sehingga berkurangnya pendapatan dari tiket masuk orang akan dapat tertutupi dari efek tersebut.

"Yang kita wanti-wanti soal sampah. Karena banyak yang datang pasti menghasilkan banyak sampah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1168 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye938 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati