You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
10 Penunggak Pajak di Jaktim Dipasangi Plang
photo Suparni - Beritajakarta.id

10 Penunggak Pajak di Jaktim Dipasangi Plang

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melakukan pemasangan plang penunggak pajak terhadap 10 objek pajak di delapan kecamatan yang menunggak Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) selama satu hingga dua tahun.

Potensi pajak dari 10 objek pajak ini  mencapai Rp10 triliun

"Potensi pajak dari 10 objek pajak ini  mencapai Rp 10 miliar. Makanya kita kejar dengan harapan mereka segera membayar," ujar Bambang Musyawardana, Wali Kota Jakarta Timur,  Rabu (11/10).

Ia menuturkan, hngga 10 Oktober 2017 ini, penerimaan PBB-P2 baru mencapai Rp. 763.640.099.490 atau 90,03 persen dari target sebesar Rp 848.211.000.000.

Penunggak Pajak di Kebon Jeruk Dipasangi Plang

"Artinya yang mesti kita kejar masih kurang Rp 84.570.900.510," katanya.

Sementara itu, Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Timur, Syaukat Akmar mejelaskan, sebelum dipasangi plang para penunggak pajak ini telah diberikan surat peringatan.

"Jika ini bisa kita tarik dapat membiayai pembangunan di DKI Jakarta," ucapnya.

Ia menyebutkan, 10 objek pajak yang dipasangi plang hari ini tersebar di dua titik di Kecamatan Cipayung, satu titik di Pasar Rebo, satu titik di Ciracas, satu titik di Pulogadung, satu titik di Jatinegara. Kemudian dua titik Duren Sawit, satu titik di Makasar dan satu titik di Cakung dengan nilai tunggakan antara Rp 500 juta hingga Rp 3 miliar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3230 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2067 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye759 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye751 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye701 personDessy Suciati