You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
50 Ribu Manggrove di Tanam di Pulau Harapan
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

50 Ribu Manggrove Ditanam di Pulau Harapan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menyambut baik penanaman 50 ribu mangrove di pinggir pantai sebelah selatan Pulau Harapan. Mangrove ditanam di lahan seluas 10 hektare.

Diharapkan ada icon mangrove untuk tujuan wisata dan edukasi pada masyarakat

Lurah Pulau Harapan, Murta'a mengatakan, penanaman ribuan mangrove ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sebuah perusahaan. Pihaknya sangat mendukung, karena ini sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, baik ekologi, ekonomi maupun sosial.

"Ini bagian dari pemberdayaan masyarakat untuk senantiasa melestarikan, menjaga dan memelihara lingkungan. Diharapkan ada ikon mangrove untuk tujuan wisata dan edukasi pada masyarakat," kata Murta'a, Rabu (11/10).

Warga Pulau Kelapa Dilatih Keterampilan Kerajinan Batok

Sementara itu, Ketua Sentra Penyuluhan Kehutanan dan Pedesaan (SPKP) Elang Bondol Pulau Harapan, Mustafa menambahkan, penamanan pohon mangrove ini dalam rangka menjaga pantai agar terhindar dari abrasi dan juga memberikan dampak positif bagi warga.

"Kegiatan ini merupakan bentuk Corporate Social Responsibility sebagai program pemberdayaan masyarakat. Hingga tahun 2017 ini sudah ada sekitar 310 ribu batang mangrove yang ditanam," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1355 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1209 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye996 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye966 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye789 personFakhrizal Fakhri
close