You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anies-Sandi Didoakan Menjadi Pemimpin Amanah di Masjid Sunda Kelapa
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Anies-Sandi Didoakan Menjadi Pemimpin Amanah di Masjid Sunda Kelapa

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan-Sandiaga Uno didoakan agar amanah dalam memimpin Jakarta oleh para jemaah di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat.

Saya mendoakan Anies-Sandi untuk selalu amanah dalam memimpin Jakarta dan mendapatkan rahmat Allah SWT

Menggunakan seragam dinas putih-putih, Sandiaga Uno tiba lebih dahulu sekitar pukul 14.05. Sementara Anies Baswedan tiba 10 menit kemudian, dan langsung menuju ke Aula Sakinah, di kompleks Masjid Agung Sunda Kelapa.

Bersama ratusan warga yang memadati ruangan tersebut, Ketua Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa, Aksa Mahmud mendoakan keduanya agar dapat menjalankan tugas dengan baik.

1.150 Satpol PP Bantu Amankan Pelantikan Gubernur-Wagub

"Saya mendoakan Anies-Sandi untuk selalu amanah dalam memimpin Jakarta dan mendapatkan rahmat Allah SWT menyertai kepemimpinannya," ujar Aksa, Senin (16/10).

Usai acara doa tersebut, keduanya tidak langsung bergegas keluar ruangan untuk menuju mobil yang akan membawanya ke acara pelantikan di Istana Negara.

Antusias warga ingin mengabadikan momen dan bersalaman dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI itu.

Sekitar pukul 14.45, mobil Toyota Innova warna hitam membawa keduanya menuju ke Istana Negara.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12457 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1379 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1367 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1317 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1025 personBudhi Firmansyah Surapati