You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi B DPRD DKI Kunker ke Pelatihan Pengembangan Las Condet
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

Komisi B Tinjau Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, meninjau Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las yang berada di Jalan Raya Condet No 25, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (18/10).

Kami berharap, nanti angkatan siswa bisa ditambah dari dua angkatan menjadi tiga angkatan.

Sekretaris Komisi B DPRD DKI, Darussalam mengatakan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut rapat kerja yang dilaksanakan pada pekan lalu. 

Komisi B Kunker ke PD Dharma Jaya

Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, anggota dewan menilai, sarana dan prasarana yang ada di pusat pelatihan kerja ini sudah cukup memadai. Namun, perawatannya masih terasa kurang dan perlu renovasi. 

"Sarana dan prasarana sudah cukup lumayan. Namun, di beberapa titik dari dalam sampai ruang kerja masih kurang perawatan. Ini harus dibenahi, direnovasi total," ujar Darussalam.

Dia berharap, pusat pelatihan ini dapat mencetak tenaga kerja dan menekan angka pengangguran di Ibukota. Komisi B juga mengusulkan agar nantinya pusat pelatihan ini bisa menambah jumlah siswa dan instruktur.

"Kami berharap, nanti angkatan siswa bisa ditambah dari dua angkatan menjadi tiga angkatan. Tenaga instruktur juga harus ditambah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5880 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2378 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2119 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1712 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1630 personNurito