You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Jakpus Distribusikan Bibit Cabai
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jakpus Distribusikan 2.000 Bibit Cabai

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat distribusikan 2.000 bibit tanaman cabai di delapan kecamatan. Bibit cabai tersebut merupakan pemberian dari Kementerian Pertanian RI.

Cabai dipilih karena sebagai komoditi favorit dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat

"Cabai dipilih karena sebagai komoditi favorit dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Tanaman ini juga termasuk pangan yang berpengaruh pada inflasi di Indonesia," ujar Sunarto, Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Pertanian, Sudin KPKP Jakarta Pusat, Rabu (1/11).

Adapun titik pendistribusian yaitu di RW 10 Kelurahan Tanah Tinggi sebanyak 200 bibit, Kelompok Tani Sehati Kelurahan Cikini sebanyak 250 bibit, Kantor Kelurahan Cempaka Putih Barat 300 bibit, RW 01 Kelurahan Cideng sebanyak 250 bibit, Kantor Kelurahan Kwitang 250 bibit, BKB Petamburan I sebanyak 250 bibit, Kelompok Petani Mawar Kelurahan Kebon Kosong 250 bibit dan Kelompok Tani Giri Sahara Kelurahan Gunung Sahari 250 bibit.

2017, Sudin KPKP Jaksel Targetkan Tebar 700 Ribu Bibit Ikan

"Pendistribusian membutuhkan waktu satu minggu. Diharapkan bisa memotivasi warga untuk mengembangkan pertanian perkotaan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1168 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye939 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati