You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tim Evaluasi Hatinya Pkk Lakukan Monitoring di Kebon Kosong
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Taman Hatinya PKK Kebon Kosong Ditinjau Tim Evaluasi

Tim evaluasi Taman Hatinya PKK lakukan pemantauan di tiga RW, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat untuk penilaian tingkat provinsi, Selasa (7/11).

Paparanya bagus dan lengkap. Apalagi ini lahannya cukup luas di tiga RW

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting mengatakan, secara keseluruhan sudah dilakukan upaya yang semaksimal mungkin terhadap tiga RW tersebut.

"Tim evaluasi kita suguhkan jamu dan minuman dari kembang talang tadi. Ini semua murni dari hasil perkebunan di Kelurahan Kebon Kosong,” ujarnya. 

Ketua TP PKK DKI Serap Aspirasi Kader di Kepulauan Seribu

Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi Taman Hatinya PKK DKI Erna Maharanto mengaku, semua program yang dipaparkan sudah sangat bagus. Termasuk adanya bank sampah, tanaman toga, kolam ikan nila dan koi, 

"Paparanya bagus dan lengkap. Apalagi ini lahannya cukup luas di tiga RW. Hanya saja yang harus diperhatikan adalah lebih ditingkatkan lagi terkait pemaparan bank sampah,” tandasnya. 

Usai melakukan monitoring dan dialog, tim evaluasi juga diajak melakukan panen ubi di Kota Hijau Mandiri RW 06. Hasilnya sebanyak 80 kilogram ubi berhasil di panen di atas lahan lebih dari 100 meter persegi tersebut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6147 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3784 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3022 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2952 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1561 personFolmer