You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Rumah di Pulau Kelapa Dua di Terjang Angin Puting Beliung
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Belasan Rumah di Pulau Kelapa Dua Rusak Diterjang Puting Beliung

Terjangan angin puting beliung, Selasa (14/11) malam, menyebabkan kerusakan 18 rumah di Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini

Lurah Pulau Kelapa, Fadli menuturkan, semalam terjadi hujan mulai pukul 19.15-23.00 WIB. Selain 17 rumah yang mengalami rusak berat pada bagian atap, terdapat satu rumah yang terdorong hingga roboh ke laut.

"Angin puting beliung terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Selain belasan rumah rusak, banyak pohon yang tumbang maupun dahannya patah," kata Fadli, Rabu (15/11).

Waspadai Fenomena Puting Beliung di Perairan Kepulauan Seribu

Dijelaskannya, untuk rumah yang roboh ke laut diketahui milik warga bernama Dadang, warga di RT 03/05.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 150 juta," terangnya.

Ia menambahkan, saat ini petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sudah dikerahkan untuk membantu warga yang terkena musibah.

"Petugas PPSU bersama-sama warga bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang berserakan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1404 personDessy Suciati
  2. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1067 personDessy Suciati
  3. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye986 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Beri Pendampingan ke Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

    access_time28-04-2026 remove_red_eye914 personDessy Suciati
  5. Peringati May Day, Dinas Nakertransgi Selenggarakan Donor Darah

    access_time27-04-2026 remove_red_eye851 personAldi Geri Lumban Tobing