You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kader PKK Harus Mampu Tanggapi Kemajuan Zaman
photo Folmer - Beritajakarta.id

Kader PKK Harus Mampu Ikuti Perkembangan Zaman

Pengemasan kegiatan perlu dengan cara lebih kreatif dan tepat sasaran

Kader Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dari mulai tingkat kelurahan, kecamatan dan kota, harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan menggunakan teknologi dalam bertukar pikiran.  

TP-PKK DKI Kunjungi RPTRA Kembangan Utara

Hal ini diutarakan Ketua TP-PKK DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis, saat menggelar pertemuan bersama pengurus PKK kecamatan dan kelurahan serta Dharma Wanita se-Kotamadya Jakarta Barat, Senin (20/11). 

"Pengemasan kegiatan perlu dengan cara lebih kreatif dan tepat sasaran. Insya Allah, ke depan PKK lebih maju lagi," ujar Fery Farhati Ganis. 

Dia menambahkan, kader PKK juga harus bisa menyelaraskan program kegiatan dengan semangat yang digagas gubernur dan wakil gubernur. "Jadi, tidak hanya apa yang digerakkan oleh atasan, tapi juga dalam bentuk gerakan dari bawah," katanya. 

Ketua TP PKK Kotamadya Jakarta Barat, Yanti Anas Efendi menambahkan, kelompok kerja (Pokja) PKK di wilayahnya selama ini sudah melaksanakan program kegiatan yang sesuai dengan visi dan misi Pemprov DKI. 

"TP PKK Kotamadya Jakarta Barat memiliki empat Pokja yang telah melaksanakan program kegiatan sesuai visi dan misi," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11058 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1334 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1258 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1253 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye974 personBudhi Firmansyah Surapati