You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Grup Band Lurah dan Camat Meriahkan HBKB Sunter
photo Nurito - Beritajakarta.id

Grup Band Lurah dan Camat Meriahkan HBKB Sunter

Para lurah dan camat membentuk grup band musik untuk memeriahkan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pertama di Jalan Danau Sunter Selatan, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mereka menghibur warga yang datang ke kegiatan tersebut.

Hanya ada di Jakarta Utara HBKB digelar di  tepi danau yang asri dan sejuk

Grup band tersebut beranggotakan Camat Penjaringan Muhammad Andri sebagai drummer, Lurah Pluit Yoel Sibarani pemegang gitar bass, Lurah Kapuk Muara Dwi Pandji Forkiantoro sebagai gitaris, Lurah Pejagalan Yogara Fernandez sebagai gitaris dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Penjaringan Timbo sebagai vokalis.

Sejumlah lagu yang tengah hits pun didendangkan kelompok band yang belum memiliki nama ini. Di antaranya adalah lagu berjudul 'Kisah Cintaku' dan 'Kisah Kasih di Sekolah' yang dipopulerkan oleh Chrisye.

Festival Kreasi Seni dan Bazar di Agro Wisata Dibuka

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Junaedi mengatakan, ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Bukan hanya dalam bidang resmi, menghibur melalui musik juga dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka.

"Itu melayani masyarakat dalam bentuk yang lain. Masyarakat bisa senang dengan adanya grup band dari aparatur. Hanya ada di Jakarta Utara HBKB digelar di  tepi danau yang asri dan sejuk," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11006 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1330 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1252 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1248 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye972 personBudhi Firmansyah Surapati