Penjual Kulit Ketupat Diserbu Pembeli
Penjual kulit ketupat musiman di sejumlah tempat di pasar tradisional dan beberapa tempat di kawasan Jakarta Selatan, menjelang Hari Raya Idul Adha mulai diserbu pembeli, karena banyak yang dibutuhkan untuk disantap saat perayaan besok, Minggu (5/10).
Jualan kulit ketupat untungnya lumayan, lebih besar dari jualan sayuran
Pantauan beritajakarta.com di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Pondok Labu, Pasar Minggu, Pasar Cipete dan Pasar Kebayoran Lama, Sabtu (4/10), penjual kulit ketupat musiman terlihat bertebaran di muka pasar.
Seperti layaknya hari raya, para penjual ini mengaku kebanjiran pembeli, terutama mendekati Hari Raya Idul Adha yang tinggal satu hari lagi. "Sama ramainya seperti menjelang Lebaran Idul Fitri dan biasanya stok kulit ketupat selalu habis. Untuk satu ikat isi 10 ketupat rata-rata dijual Rp 15 ribu," kata Karudin (57), salah satu penjual kulit ketupat di Pasar Kebayoran Lama.
33.741 Ekor Hewan Kurban Diperiksa KesehatanKarudin mengaku, dirinya dan belasan penjual kulit ketupat lainnya di sini merupakan pedagang musiman yang hanya berjualan menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha saja. Di luar dua perayaan umat Islam itu, dia dan rekan-rekannya berdagang sayur mayur atau buah-buahan.
"Jualan kulit ketupat untungnya lumayan, lebih besar dari jualan sayuran. Untuk satu ikat ketupat, saya bisa dapat untung setengah dari harga jual. Dari kemarin saya sudah menjual hampir 150 ikat," tutur Karudin.
Pemandangan serupa juga terlihat di Pasar Pondok Labu. Tampak belasan penjual kulit berjejer di muka pasar. Selain kulit ketupat, mereka pun menjajakan kelapa. Pasalnya, keuntungan penjualan kelapa menjelang hari raya dipastikan melonjak karena banyak warga membutuhkannya untuk membuat makanan bersantan.