You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemprov DKI Berdayakan UMKM Buat Suvenir Asian Games
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Berdayakan UMKM Buat Suvenir Asian Games

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk menyediakan suvenir Asian Games XVIII.

Targetnya, ada 20 ribu pelaku UMKM yang terlibat

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menuturkan, produk-produk yang akan dibuat oleh pelaku UMKM ini adalah suvenir yang banyak diminati atlet, ofisial, pendukung, maupun wisatawan saat perhelatan Asian Games. Suvenir tersebut seperti, gantungan kunci, boneka, baju, serta produk kerajinan hasil daur ulang.

"Targetnya, ada 20 ribu pelaku UMKM yang terlibat," kata Sandi, usai memimpin rapat penyediaan suvenir Asian Games, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (31/1).

Sandi Resmikan Bazar Kewirausahaan di Kemanggisan

Dijelaskannya, pelaksanaan Asian Games adalam momen untuk menggerakkan perekonomian melalui keterlibatan pelaku UMKM.

"Ini bagian untuk menciptakan lapangan kerja," terangnya

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan Indonesia Asian games 2018 Organizing Commitee (INASGOC) untuk memastikan seluruh aset yang dimiliki bisa menjadi area pop-up marketing.

Sehingga, pelaku UMKM bisa mendirikan sentra UKM atau stan untuk menjual produknya mulai dari suvenir hingga kuliner.

"Lokasi usaha UMKM ini akan ada di tempat strategis," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati