You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
wawancara_ahok-buruh.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

Walhi Diminta Kasih Solusi, Jangan Cuma Kritik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) memberikan solusi terkait pembangunan Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara Jakarta.

Walhi tolong kasih kami solusi, jangan cuma kritik. Solusinya apa bos, gitu. Kalau debat-debat kayak gitu capek kita

"Walhi tolong kasih kami solusi, jangan cuma kritik. Solusinya apa bos, gitu. Kalau debat-debat kayak gitu capek kita," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Kamis (9/10). Pernyataan Basuki menanggapi kritikan yang dilayangkan Walhi terkait rencana pembangunan Giant Sea Wall di Pantai Utara Jakarta.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan kajian mendalam terkait proyek pembangunan GSW. "Ya, pembangunan GSW itu mesti dikaji lagi. Kita kan nggak langsung bangun GSW, melainkan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang tanggul dulu, yang pertama. Itu urusan mereka lah kalau mau kritik atau mau apa," ujarnya.

Basuki Targetkan Giant Sea Wall Tipe A Selesai 3 Tahun

Ia menjelaskan, pembangunan reklamasi di kawasan Pantai Utara Jakarta tidak mengurangi pantai umum. Malahan, Pemprov DKI akan mendapat lima persen dari pulau yang direklamasi oleh pengembang. "Jadi mengurangi pantai umum gimana? Wong sekarang juga mau pakai gimana? Jakarta tuh nggak pernah punya pantai lho," jelas mantan Bupati Belitung Timur.

Basuki meminta kepada semua pihak untuk menghitung manfaat dan mudharat jika proyek pembangunan GSW direalisasikan. "Mesti ada kontraknya kan. Sekarang kita mesti hitung, berapa manfaat dan mudharat dulu lah. Sekarang kalau kamu nggak apa-apain, tenggelam nggak Jakarta? Ya kamu kasih saya solusi dong, ini kan di antara semua solusi.

Basuki menambahkan, dirinya berani menjamin kalau dalam proyek pembangunan ini tidak akan ada penyelewengan. "Yang penting saya sudah berani jamin, periksa harta saya sama gaya hidup saya serta pajak yang saya bayar. Sudah gitu aja, jadi enggak usah suudzon," tukasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1398 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1332 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1245 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1091 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1085 personAldi Geri Lumban Tobing