You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jakut Dorong Tiap RW Miliki Kampung Iklim
photo Humas Jakarta Utara - Beritajakarta.id

Tiap RW di Jakut Diharapkan Punya Kampung Iklim

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara, mendorong setiap RW di wilayahnya untuk membentuk kampung iklim. Tujuannya agar efek perubahan iklim global dapat diminimalisir.

Target kita setiap RW memiliki kampung iklim. Jadi bisa mengatasi ketika ada perubahan iklim global

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Junaedi mengatakan, pihaknya menargetkan sekitar empat ribu RW di wilayahnya memiliki kampung iklim.  

Piala Adipura Diserahterimakan Kepada Sekda

"Target kita setiap RW memiliki kampung iklim. Jadi bisa mengatasi ketika ada perubahan iklim global," katanya, Rabu (7/2).

Ditambahkan Junaedi, untuk merealisasikan program tersebut, seluruh tokoh masyarakat, kelompok peduli lingkungan dan pemuka agama harus siap menjadi pionir pembentukan kampung iklim.

Dia optimis program kampung iklim seperti pemanfaatan taman pekarangan untuk penghijauan, pengelolaan sampah dan pengurangan penggunaan energi listrik dapat terealisir, jika ada kolaborasi antara pemerintah, pihak swasta dan masyarakat.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara, Slamet Riyadi menjelaskan, hingga 2016 lalu Jakarta Utara sudah memiliki 38 kampung iklim. Diharapkan, pada 2018 ini jumlah kampung iklim akan bertambah signifikan.

"Kita berharap, minimal tahun ini bisa menjadi 72 kampung iklim di Jakut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10208 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1317 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1230 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1200 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye958 personBudhi Firmansyah Surapati