You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Self Jumantik Ampuh Tekan Kasus DBD di Kelurahan Pulo
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Self Jumantik Ampuh Tekan Kasus DBD di Kelurahan Pulo

Program Self Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang diterapkan di Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terbukti ampuh menekan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut. Buktinya, sepanjang tahun 2017 lalu, di kelurahan tersebut tercatat hanya ada satu kasus DBD.

Sepanjang 2017 lalu hanya ada satu kasus DBD di Kelurahan Pulo ini. Angkanya turun drastis dari tahun lalu

Kepala Puskesmas Kelurahan Pulo, Mailina mengatakan, salah satu cara untuk menekan kasus DBD dengan menjalankan program Self Jumantik. Sehingga setiap rumah warga memiliki satu orang yang menjadi Jumantik.

"Sepanjang 2017 lalu hanya ada satu kasus DBD di Kelurahan Pulo ini. Angkanya turun drastis dari tahun lalu," ujarnya, Kamis (15/2).

Kader Jumantik Disosialisasikan Penyakit Hewan Menular

Ia menjelaskan, dalam program ini, warga di masing-masing rumah memeriksa tampungan air untuk melihat jentik nyamuk. "Setiap Jumat, tempat tampungan air seperti dispenser, kolam dan tempat minum burung diperiksa," ucapnya.

Ia berharap, pada tahun ini tidak ada kasus DBD di wilayahnya. Selain Self Jumantik, petugas Jumantik kelurahan juga rutin melakukan pemeriksaan setiap Jumat. "Jadi tetap ada sinergi antara petugas dan warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5843 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1603 personNurito