You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wujudkan Iklim Kekeluargaan, PKK DKI Harus Bersinergi Dengan Pemprov
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

TP PKK DKI Bertekad Wujudkan Ekosistem Keluarga Bahagia

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK DKI Jakarta, Fery Farhati bertekad membawa organisasi yang dipimpinnya mampu mewujudkan ekosistem keluarga bahagia.

PKK memiliki visi untuk menjadi penggerak dan pembelajar 

Dikatakan Fery, PKK memiliki jaringan yang luas dari tingkat provinsi, kota, kabupaten, kecamatan, kelurahan, hingga lingkaran terkecil dasawisma.

"Kami ingin menjadi rujukan dalam mewujudkan ekosistem keluarga bahagia," ujar Fery, saat acara Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK DKI Jakarta, di Gedung PKK Melati Jaya, Jl Kebagusan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (21/2).

Gubernur Buka Rakor TP PKK DKI Jakarta Tahun 2018

Menurutnya, kader-kader PKK juga memiliki kompetensi dalam menangani keunikan wilayahnya masing-masing, serta memiliki dedikasi yang tinggi.

"PKK memiliki visi untuk menjadi penggerak dan pembelajar yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan mengutamakan pelibatan masyarakat," terangnya.

Ia menambahkan, seluruh kader PKK di DKI Jakarta punya tujuan bersama yakni, menciptakan Jakarta yang maju kotanya, bahagia warganya, lestari serta berbudaya.

"Kita juga harus mampu melibatkan warga dalam mewujudkan keberadaban, keadilan dan kesejahteraan bagi semua," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10655 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1231 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye965 personBudhi Firmansyah Surapati