You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kecamatan Pancoran Benahi Delapan Titik Penilaian Adipura
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Kecamatan Pancoran Benahi Delapan Titik Penilaian Adipura

Sebanyak delapan titik di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan ditetapkan menjadi fokus penilaian Adipura. Saat ini pembenahan di berbagai sektor terus dilakukan agar bisa mendapatkan nilai sempurna.

Titik pantaunya di Kecamatan Pancoran ini ada delapan titik. Salah satunya bank sampah

Camat Pancoran, Herry Gunara mengatakan, delapan titik tersebut difokuskan pada bank sampah di wilayah Kelurahan Rawajati dan Pengadegan. Kedua lokasi ini akan dinilai dari berbagai aspek.

"Titik pantaunya di Kecamatan Pancoran ini ada delapan titik. Salah satunya bank sampah," ujarnya, Jumat (2/3).

Pemkot Jaksel Fokus Hadapi Penilaian Adipura Tahap Dua

Ia melanjutkan, selain bank sampah, titik pantau lainnya yakni Jalan Raya Pasar Minggu dan Warung Buncit. Pihaknya bersama unit terkait terus bahu membahu meningkatkan kondisi wilayah.

"Poin utamanya bank sampah. Kebetulan di Rawajati dan Pengadegan memberikan nilai yang paling banyak," ucapnya.

Herry menambahkan, pada tahun sebelumnya, Kecamatan Pancoran  menyumbang poin cukup besar mencapai 73. Diharapkan tahun ini wilayahnya dapat menyumbang angka sempurna yakni 75.

"Kami selalu lakukan pembinaan rutin. Parameter dan indikator sudah kita benahi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1194 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close